Senin, 23 Desember 2013

Lihat diri sendiri dulu

Pagi hari di tanggal 23 Desember 2013
Lakeesha Alyandra Nugraha atau biasa disebut caca lakisha, shasadut, cabidut, cadut, dan yang sekarang lagi tren "princess caca." Keponakan saya yang satu ini super duper lucu nya, kalau bicara ada pertanyaan / kata-kata baku nya, dan yang pasti adalah satu-satunya ponakan yang (apet) dengan saya :D (entah kenapa ya, ada semacam kontak batin :p) 

Hari ini saya harus ke kampus untuk memenuhi satu kewajiban, ujian yang dimajukan. Walaupun jadwal ujian pukul 13:00 WIB tetep ya siap-siap dari rumahnya harus dari pagi, siang di kampus, dan sore di jalan pulang ke rumah lagi, yah hampir seperti itu tiap hari nya. Nah, seperti yang saya ceritakan di atas, pagi hari saya mengajak caca lakisha untuk mandi. Pikir ateunya, daripada nanti abis ateunya mandi lalu harus mandiin caca lebih baik mandiin caca dulu baru deh setelah caca beres, ateunya mandi.

Ajakan mandi pun di sambut baik oleh caca. 
ateu : ca, ateu mau mandi, caca mau mandi ga? hayu kita mandi! gosok gigi bareng-bareng.
caca : iyah caca mau mandi sama ateu atii
ateu : hayu atuh sini
caca : ateu, bawa ya siram-siramnya (maksud siram-siram adalah tempat nyiram bunga)
ateu : iya ca, hati-hati bawa nya.

Setelah itu saya buka baju piyama caca dan wow pampersnya udah penuh >,< Walaupun sudah sekolah TK kecil, caca masih pakai pampers. (semoga caca cepat lepas pampers ya :) ) Saat memandikan caca, entah kenapa hidung saya selalu mencium aroma *hangseur = pesing* Saya pun langsung menggosok badan caca dengan sabun sampai tiga kali. Badannya saya bilas dan saya cium ternyata sudah harum. (saya sedikit mengomel 'caca kenapa ya bau aja?" padahal udah wangi sekali caca nya).  Lantas aroma pesing itu darimana? 

Shasa udah cantiiiik kayak princess sofia, giliran ateunya lah sekarang mandi. Saat saya berada di kamar mandi, akhirnya saya tahu asal muasal aroma pesing itu kenapa tidak hilang-hilang. Faktanya adalah baju saya terkena sedikit pipis caca lakisha yang mengakibatkan saya ngomel-ngomel saat memandikan caca. Malu deh ya ateu >,<

Sama seperti dalam kehidupan nyata, kadang kita lebih peka mencium kesalahan/kekhilafan orang lain dibanding mencium kesalahan/kekhilafan diri kita sendiri. Jelas-jelas nyata kesalahan/kekhilafan kita sendiri mungkin lebih "bau" 
Hmmm... intinya ya cobalah untuk menghisab diri sendiri! Jika salah/khilaf/berbuat dosa baik kecil maupun besar, istighfarlah mohon ampun dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. 

Jangan lihat ke orang lain dulu, lihat diri sendiri dulu! :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar